Saya akan mengajak anda bertukar pemikiran dan membantu dalam segala permasalahan hidup. Kami akan memberi dukungan, infomasi, dan penyelesaian masalah yang paling tepat.

Sabtu, 05 November 2016

Renungan Kristiani


SEBUAH KEHIDUPAN

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya,
menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia;
laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”
(Kejadian 1:27)


P
agi itu saya duduk diteras belakang rumah sambil memperhatikan kesibukan orang-orang dipagi hari, dan saat itu aku merenungkan arti sebuah kehidupan. Kadang muncul pertanyaan; ”apa yang Tuhan inginkan dengan keberadaan manusia? untuk apa Dia menciptakannya?” padahal banyak dosaku dan banyak juga dosa saudara-saudariku yang menyakiti hati-Nya, menurut saya,  memiliki sesuatu yang terlihat indah tetapi hanya menyakiti hati  adalah sia-sia. Bisa saja Tuhan membinasakan semuanya ini, dan mengganti dengan ciptaan baru yang lebih baik. Sama halnya ketika kita memiliki sebuah benda berharga kemudian membuang atau menggantinya dengan yang baru ketika menyadari benda itu sudah tidak layak lagi untuk  kita. “maka menyesallah Tuhan, bahwa ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya” (Kejadian 6:6) tentu saja! kemudian Tuhan memusnahkan semuanya kecuali Nuh yang mendapat kasih karunia di mata Allah (Kejadian 6:8).

            Pada awalnya manusia hanya mengerti akan segala yang baik dan belum jatuh kedalam dosa, tetapi hawa nafsu telah merubah segalanya. Andai waktu itu Adam dan Hawa tidak tergiur oleh perkataan si iblis pasti kita semua hidup damai sejahtera bersama Dia. “Lalu Tuhan Allah  mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil” (Kejadian 3:23) dan sesungguhnya kita sudah diberikan segala sesuatu yang baik oleh Allah tetapi kita menyianyiakannya, itulah sifat kita yang tidak pernah merasa puas. Sekarang kita sadar bahwa Tuhan benar-benar mengasihi kita, sekarang marilah kita serahkan hidup kita untuk-Nya, untuk membuat Allah bahagia karena  dia telah memberikan kebahagiaan sejati untuk kita yaitu sebuah kehidupan. Demikian kita telah diciptakan untuk memuliakan Dia dan menjalani sebuah kehidupan ini, “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar : Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20). Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis; Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4) mari merenung dan menata hidup lebih dalam. (Sabtu, 6 Juni 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar